Lembaran
Ketika kaki mengayunkan langkah
bersama desir angin dan sejumput ilalang
ikuti aliran makna jauh ke dalam
Aku berada di puncak semesta
bersama gemintang dan dunia kecil jauh di bawah kaki
tiada gemerisik angin mengelus rumpun bambu
tiada gemericik air menitik di tepi danau
tiada desah nafas kudengar
Bersama selembar jiwa aku melangkah
di antara tipisnya beda
antara keikhlasan dan kebodohan
antara ketidakpedulian dan perenungan
Aku tiba di sudut ruang
tanpa pintu tanpa jendela
tanpa warna
hanya ada cahaya
hanya ada aku dan Dia
bersama desir angin dan sejumput ilalang
ikuti aliran makna jauh ke dalam
Aku berada di puncak semesta
bersama gemintang dan dunia kecil jauh di bawah kaki
tiada gemerisik angin mengelus rumpun bambu
tiada gemericik air menitik di tepi danau
tiada desah nafas kudengar
Bersama selembar jiwa aku melangkah
di antara tipisnya beda
antara keikhlasan dan kebodohan
antara ketidakpedulian dan perenungan
Aku tiba di sudut ruang
tanpa pintu tanpa jendela
tanpa warna
hanya ada cahaya
hanya ada aku dan Dia

0 Comments:
Post a Comment
<< Home