126 Tahun Setelah Aku
(Selamat Hari Kartini, 21 April 2005)
aku baru bebaskan perempuan
dari belenggu pria, budaya dan citra
126 tahun setelah aku
perempuan kembali mengikat kaki
dalam penjara yang diciptakan sendiri
konon, akulah yang menjadikan perempuan setara
konon, akulah yang membuat perempuan berharga
tapi apalah harga sebuah jiwa
jika tak bisa bahagiakan sesama
orang-orang dicinta
orang-orang mencinta
tak lagi mendengar
tak melihat
tak merasa
terpenjara dalam kerja
dari pagi sampai malam tiba
dan akulah yang dianggap penyebabnya
konon, karena aku pula
kini perempuan bisa membaca
sayang, itu membuat kami tersiksa
oleh citra perempuan sempurna, ala majalah dan media
konon, akulah inspirasi
agar perempuan bisa sekolah tinggi
lalu terbelenggu oleh cara pikir yang katanya maju
tak perlu siapa, untuk jadi bahagia
126 tahun setelah aku
perempuan belum bisa bebaskan diri
aku baru bebaskan perempuan
dari belenggu pria, budaya dan citra
126 tahun setelah aku
perempuan kembali mengikat kaki
dalam penjara yang diciptakan sendiri
konon, akulah yang menjadikan perempuan setara
konon, akulah yang membuat perempuan berharga
tapi apalah harga sebuah jiwa
jika tak bisa bahagiakan sesama
orang-orang dicinta
orang-orang mencinta
tak lagi mendengar
tak melihat
tak merasa
terpenjara dalam kerja
dari pagi sampai malam tiba
dan akulah yang dianggap penyebabnya
konon, karena aku pula
kini perempuan bisa membaca
sayang, itu membuat kami tersiksa
oleh citra perempuan sempurna, ala majalah dan media
konon, akulah inspirasi
agar perempuan bisa sekolah tinggi
lalu terbelenggu oleh cara pikir yang katanya maju
tak perlu siapa, untuk jadi bahagia
126 tahun setelah aku
perempuan belum bisa bebaskan diri
